Wednesday, April 27, 2011

ranjang kenangan

hei kau

hujung hidungku belum pernah bosan mengenal bau mu pada dingin malam yg mengigit tulang....pada selimut hangat yg pernah kita dakapi diranjang tanpa napas yang tenang..... aku sungguh... terlalu sungguh iri pada selimut yang menghangatkan tubuhmu tika ini kalau masih aku bisa.....
aku mau menikmati mu sekali lagi menciumi bau mu tanpa wangian... menatapi matamu yang terpejam... menikmati garis halus bibirmu sehingga tiada napas mampu lewat dengan tenang.....  rengekan resahmu yg masih tersisa di telinga....

semua tersisa di ranjang kenangan......

ya masih bersisa......

*kosong*